Reconnaissance dan Whois
hai sobat disini gua akan berbagi ke kalian tentang sebuah metode hacking yang disebut reconnaissance singkatnya metode ini ialah sebuah metode dalam hacking dimana attacker mencari informasi sebanyak banyaknya tentang korbannya misalnya seperti akun email, nama, nomer handphone, alamat dan sebagainya dan cara membuat aplikasi seperti whois
Reconnaissance
Reconnaissance adalah
suatu tahap persiapan dimana hacker atau pihak yang akan melakukan serangan
berusaha mencari informasi sebanyak-banyak nya mengenai target atau sasaran
system yang ingin diserang sebelum rangkaian proses penyerangan dilaksanakan.
Dengan cara ini seorang penyerang akan memperoleh informasi awal seperti IP,
DNS Server, Domain, Tabel Routing, Sistem Operasi dan Profil yang lengkap dari
organisasi atau jaringan target yang akan diserang.
Reconnaissance
dibagi menjadi 2 jenis yaitu passive reconnaissance dan active reconnaissance.
Passive Reconnaissance adalah melakukan kegiatan reconnaissance tanpa
berhubungan secara langsung dengan target atau tidak ada interaksi langsung
antara pihak penyerang dengan target atau sasaran yang ingin diserang.
Contohnya ada seorang hacker yang ingin menyerang sebuah bank, maka yang bersangkutan
akan melakukan studi pustaka atau mempelajari lewat browsing internet mengenai
seluk beluk sistem yang ingin diserang. Dengan mendapatkan referensi dari
berbagai sumber seperti artikel, majalah, koran, vendor release, dan lain
sebagainya. Tidak jarang yang bersangkutan dapat mengetahui jenis sistem
komputer yang dipergunakan oleh bank terkait, lengkap dengan tipe sistem
operasi dan topologi jaringannya. Sementara Active Reconnaissance adalah melakukan kegiatan reconnaissance
dengan cara berhubungan langsung dengan target atau melakukan aktivitas
interaksi secara langsung dengan sistem atau pemangku kepentingan pada bank
terkait. Misalnya sang hacker berpura-pura ingin membuka rekening bank sehingga
dapat mempelajari sistem komputer yang dioperasikan oleh customer service, atau
menelepon ke help desk bank yang bersangkutan untuk melihat mekanisme dan
prosedur yang dipergunakan dalam menjawab kebutuhan pelanggan, atau dengan cara
mengunjungi situs internet bank terkait untuk melihat dan menduga-duga teknologi
yang berada di belakang aplikasi tersebut, dan lain sebagainya.
Intinya
dari kegiatan ini adalah mendapatkan informasi detail sebanyak-banyaknya
sebagai persiapan untuk melakukan langkah berikutnya. Pada proses ini ada
beberapa langkah yang dilakukan yaitu :
1.
Menentukan
ruang lingkup aktifitas. Pada proses ini kita akan mendapatkan sebanyak mungkin
informasi yang berkaitan dengan lokasi, perusahaan, berita, alamat, email
address, kebijakan, dll
2.
Network
Enumeration. Dimana network enumeration ini dilakukan untuk melihat domain yang
digunakan oleh sebuah organisasi dengan menggunakan tools “whois” kita dapat
melakukan kegiatan ini.
3.
Mengetahui
DNS Record. Setelah kita mengetahui domain yang berkaitan dengan organisasi
sasaran, selanjutnya kita perlu mengecek hubungan alamat IP (IP Address) dan
Domain / Hostname yang digunakan. Cara ini dapat dilakukan dengan menggunakan
tools “See DNS Record” yang terdapat pada whois.
4.
Mengintai
Jaringan. Setelah mengetahui daftar alamat IP (IP Address) dari berbagai host
yang ada di target kita. Langkah selanjutnya adalah memetakan topologi jaringan
baik yang menuju ke target sasaran, maupun konfigurasi internal jaringan
target. Biasanya kita menggunakan software seperti traceroute (Linux/UNIX),
tracert (Windows), atau menggunakan tools yang sudah disediakan oleh whois
untuk melakukan pemetaan jaringan.
5.
Setelah
kita melakukan langkah-langkah diatas, maka kita sudah mempunyai informasi
dasar yang akan diperlukan untuk mendukung kegiatan selanjutnya.
kita akan membuat tools reconnaissance yang biasa digunakan di internet
pada umumnya. Missal situs https://www.whois.com/whois/ yang menampilkan informasi lengkap seperti Domain ID, Domain Name,
Admin ID, Admin Name, dan lain-lain. Berikut gambaran informasi hasil scan
whois terhadap situs “pens.ac.id”
Untuk tugas reconnaissance ini saya menggunakan API
dari situs https://www.whoapi.com.
Dari situs ini,
gunakan API Keynya agar dapat dimasukan dalam coding PHP yang akan dibuat. Selain
itu buat search box seperti yang ada pada situs whois.com agar bisa memperoleh
hasil informasi dari scanning sebanyak-banyaknya pada suatu domain.
Langkah pertama adalah registrasi terlebih dahulu ke
situs https://whoapi.com
lalu login untuk memperoleh API Key.
Langkah kedua adalah masuk ke menu settings profile
pada akun kita untuk mendapatkan API Key kita, berikut contohnya :
Langkah ketiga adalah membuat kode program untuk dapat
ditampilkan ke web, saya menggunakan coding php dalam hal ini. Berikut contoh
source codenya :
index.php
Langkah keempat adalah meletakkan source code di
hosting dan membuat domain, pada kesempatan ini saya menggunakan hosting dan
domain gratis dari 000webhostapp (https://khoiruddincakeron.000webhostapp.com/whois/index.php) , berikut hasil screenshootnya :
Kegiatan mencari
data tanpa harus berinteraksi dengan target atau korban via whois, browsing,
googling dan sejenisnya adalah reconnaissance pasif, dimana kegiatan tersebut
tidak bertentangan dengan hukum karena hanya sebatas mencari data yang tersebar
tanpa mengganggu sistem atau merusak sistem milik target atau sasaran.
sekian ya untuk kali ini bye







Komentar
Posting Komentar