Security Challenge
Hai sobat disini ue(saya) akan membahas tentang Security Challenge atau Tantangan Keamanan dalam jaringan
1.
Compliance to government laws and regulations :
http://jhp.ui.ac.id/index.php/home/article/download/297/229
Tujuan utama dari pengaturan hukum terhadap keamanan
informasi ini adalah mendorong dan membiasakan masyarakat untuk bertindak dan
berperilaku sebagaimana yang dikehendaki dalam peraturan hukum.
Namun demikian, bagaimanapun peraturan hukum pada
tingkat legislasi atau undang-undang tetap diperlukan untuk mengatur
pemanfaatan teknologi informasi pada umumnya dan penanggulangan masalah
keamanan informasi pada khususnya. Selain bahwa undang-undang merupakan produk hukum
operasional tertinggi di Indonesia yang melibatkan persetujuan rakyat melalui
wakil-wakilnya dalam pembentukannya, bentuk undang-undang selain bentuk
peraturan daerah (perda) merupakan bentuk peraturan hukum yang didalamnya dapat
memuat mengenai ketentuan pidana.
2.
Increased number of network-based applications :
https://www.researchgate.net/publication/228396312_Security_Challenges_and_Approaches_in_Online_Social_Networks_A_Survey
Dengan meningkatnya jumlah pengguna sosial media yang
begitu pesat, hal ini juga meningkatkan masalah keamanan yang berdampak kepada
penggunanya seperti privasi, identitas dan kerahasisaan.
Sosial media didefinisikan sebagai aplikasi web
interaktif yang menyediakan penggunanya kemampuan untuk berkomunikasi dengan
teman dan keluarga, bertemu dengan orang baru, bergabung dengan grup,
mengobrol, berbagi foto, mengatur acara dan berhubungan dengan orang lain
layaknya di dunia nyata
Karena orang-orang tidak menyadari bahaya
sosioteknik, mereka biasanya mengungkap segalanya tentang diri mereka di
internet dan berpikir bahwa informasi ini tidak mempengaruhi privasi mereka
3.
Increasing complexity of computer infrastructure
administration and management : http://jhp.ui.ac.id/index.php/home/article/download/297/229
semakin kompleksnya sistem yang digunakan, seperti
semakin besarnya program (source code) yang digunakan sehingga semakin besar
probabilitas terjadinya Iubang keamanan yang disebabkan kesalahan pemrograman (bugs).'
Pertumbuhan jumlah dan macam serangan-serangan epidemik
seperti spam, DoS (Denial a/Service), virus dan worm, dan sebagainya telah jauh melampaui kemampuan manllsia maupun sistem terotomatisasi untuk meresponnya-bahkan belakangan telah menyerang sistem-sistem yang sebelumnya dianggap resisten atau dapat menangkalnya dengan mudah, seperti jaringan ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Masalah ini menjadi semakin ("limit karena sifatnya yang asimetrik sumber serangan biasanya lokal dan hanya melibatkan sedikit sumber daya dan titik masuk (entry points), namun pertahanan terhadapnya harus diorganisir secara terpusat
untuk keseluruhan jaringan, tergantung rentang dan cakupan jaringan itu sendiri.
seperti spam, DoS (Denial a/Service), virus dan worm, dan sebagainya telah jauh melampaui kemampuan manllsia maupun sistem terotomatisasi untuk meresponnya-bahkan belakangan telah menyerang sistem-sistem yang sebelumnya dianggap resisten atau dapat menangkalnya dengan mudah, seperti jaringan ATM (Anjungan Tunai Mandiri). Masalah ini menjadi semakin ("limit karena sifatnya yang asimetrik sumber serangan biasanya lokal dan hanya melibatkan sedikit sumber daya dan titik masuk (entry points), namun pertahanan terhadapnya harus diorganisir secara terpusat
untuk keseluruhan jaringan, tergantung rentang dan cakupan jaringan itu sendiri.
Komentar
Posting Komentar